Cara Kerja Paralayang

Konsep terbang Paralayang sangat sederhana tetapi mengagumkan, terbuat dari lembaran kain nylon yang dibentuk seperti sayap atau aerofoil yang dihubungkan oleh tali-tali untuk sebagai cantolan tempat duduk penerbang (seat harness). Dengan adanya gerakan saat melintasi di udara bebas maka lembaran kain tersebut menggembung menciptakan tekanan dan membentuk sayap yang akhirnya dapat diterbangkan.

Parasut paralayang adalah sebuah “pesawat terbang” yang melayang menggunakan prinsip-prinsip aerodinamika seperti halnya pesawat Boing yang berpenumpang ratusan orang itu. Bedanya penumpang paralayang sangat terbatas hanya satu atau dua orang saja. Kecepatan terbang tertingginya juga paling-paling hanya sekitar 50 km/jam. Untuk dapat lepas landas, seorang penerbang paralayang memerlukan sebuah lereng bukit yang rata dengan kemiringan sekitar 20 - 30 derajat, atau jika tak ada lereng, ditarik dengan mesin Winch di lapangan terbuka pun bisa.




Komentar

  1. baru tau, keren bgt yak😍😍👍🏻👍🏻

    BalasHapus
  2. Terimakasih, sangat menginspirasi sekaliii

    BalasHapus
  3. keren keren keren keren

    BalasHapus
  4. Gituu Yakk ternyataaa ellll kerjanyaaa siapppp🤔🤔🤔

    BalasHapus
  5. assalamualaikum riski ambon nie bos

    BalasHapus
  6. Salam Persaudaraan Salam Jiensho dari IKSPI Kediri semoga berkah selalu

    BalasHapus
  7. suka banget lengkap artikelnya

    BalasHapus
  8. sukaaa lengkap banget informasinya

    BalasHapus
  9. ok ok siappp jadi begitu cara kerjanya

    BalasHapus
  10. membantu banget buat saya, terimakasih atas pengetahuannya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Paralayang Menapak Berprestasi Dunia

PENGERTIAN PARALAYANG